• Kontak Kami
  • Hotline : 081233039479
  • SMS : 085735119071
  • BBM : DAE4B13C

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Beranda » Artikel Terbaru » Membuat Nota Penjualan Sendiri dengan Kertas NCR

Membuat Nota Penjualan Sendiri dengan Kertas NCR

Diposting pada 26 November 2016 oleh Homedia

Nota penjualan merupakan hal penting yang harus ada dalam proses jual beli. Pembeli biasanya  akan minta nota penjualan ini  sebagai bukti telah melakukan pembelian barang.   Dengan Nota  penjualan Pembeli dapat melihat secara rinci Jenis dan Harga barang yang ia beli sehingga ini sangat mememudahkan mereka untuk mengecek total pengeluarannya. Lalu apa gunanya bagi Penjual/ pemilik Toko?  Ya Kami katakan ini sangat berguna kususnya bagi pemilik Toko yang jarang / malas  melakukan pembukuan seperti kami dulu.

nota penjualan

Sekedar berbagi pengalaman, “Dulu sekitar 6-8 tahun usaha kami masih kecil (sekarang menengah lah ), kami tidak pernah melakukan pembukuan atau akuntan kas dan pengeluaran Toko Kami.  “Uang keluar masuk ya sekedar diingat sekenanya yang penting usaha jalan”. Pikir kami dulu paling yang beli ya itu itu saja. Dan benar, usaha kami pun tetap berjalan dan makin hari pembeli makin bertambah. Untuk memenuhi permintaan konsumen kami pun harus menambah beberapa mesin baru dan tentunya dibarengi dengan invest/ modal yang tidak sedikit. Akhirnya kami mengajukan pinjaman kebebera Bank Negri maupun swasta. Pertanyaan pertama dari seorang marketing Bank adalah “usahannya apa dan omsetnya berapa ?” (Selain Jaminan Tentunya). Kami pun menjawab dengan PD sekian ********juta / bulannya karena memang begitu adanya. Kemudian yang membuat kami sedikit kebingungan ketika ditanya bukti dan pembukuannya. Kami bilang dengan jujur saja kami tidak pernah membuat pembukuan. “Kalau nggak ada pembukuan terus bukti konkritnya nggak ada donk kami bisa percaya tapi atasan kami belum tentu” kata salah seorang marketing Bank . Singkat cerita ditengah kebuntuan ada nota penjualan yang tergeletak diatas meja komputer kami. Marketing tersebut mengambilnya “ Ini pembukuan dan lewat sini pun paling tidak bisa dihitung omsetnya “ Setelah itu proses berjalan lancar dengan  modal  yang bertambah sehingga bisnispun tumbuh berkembang sampai sekarang”

Dari cerita diatas semoga anda bisa mengambil pelajarannya. Bagi Pemilik Toko , Nota Penjualan berfungsi sebagai berikut:

  1. Sebagai Bukti penjualan
  2. Melihat omset usaha
  3. Melihat Riwayat barang yang paling laris
  4. Dasar Untuk melakukan restok Barang dagangan
  5. Menambah kepercayaan Pembeli

Saran kami buatlah nota penjualan minimal rangkap 2 sehingga 1 lembar bisa untuk pembeli dan 1 lembar lagi bisa untuk catatan penjual. Bagi anda yang punya toko dengan sistem pembayaran  DP (Uang muka) baiknya lagi membuat  Nota penjualan 3 rangkap , 1 lembar untuk pembeli ketika DP (Kuning/Midle), 1 lembar lagi untuk pembeli ketika pelunasan  (Putih/TOP) dan 1 lembar yang terakhir untuk pemilik toko (Hijau/Bottom).  *Perhatian : Apabila membuat nota penjualan yang  rangkap 4 atau lebih yang ditambah adalah jumlah lapisan NCR MIDLE nya

Setelah Paham Kegunaanya sekarang waktunya untuk membuat nota penjualan Toko anda sendiri.

Membuat Nota Penjualan Sendiri

Sebelumnya siapkan dulu desain Nota Penjualan nya. Ukuran nota Penjualan yang paling familiar adalah 1/4 Folio(Karena lebih irit)  tapi anda bisa berkreasi sesuai keinginan dan kebutuhan anda.  Anda Bisa mendesain Nota penjualan ini dengan software yang anda kuasai seperti coreldraw , excel ataupun Microsoft word yang terpenting adalah tetap mencantumkan elemen-elemen nota penjualan seperti :

1. Header : Identitas Tokoberikut alamat dan nomor teleponnya,  Nama pembeli , tanggal transaksi, Nomor Nota

2. Isi : Quantity (Jumlah order), Uraian (Jenis Order), Harga per@, Total Harga, Total Belaja, Uang Muka dan Uang Kurang

3. Penutup : Ucapan terimakasih, kolom tanda tangan penjual dan pembeli , Keterangan tambahan jika diperlukan

Pada Postingan kali ini kami akan memberikan tutorial cara membuat Nota penjualan dengan menggunakan Software Coreldraw. Desain nota kali ini kami  buat simple (minimalis) namun tetap memiliki kesan yang resmi. Hal ini bertujuan agar mudah diikuti oleh pemula dan newbie di bidang desain persettingan dan percetakan.

1. Buka Aplikasi Corel DRAW, New.
Untuk Nama beri nama file : desain nota penjualan, Ukuran : Custom,
Size : A4, CMYK, 300dpi, Enhanced, ok




2. Buat kotak dengan Rectangle Tool atau tekan tombol (F6).
Sebagai tukang setting harus paham satuan panjang, contoh : mm (milimeter), cm (centimeter), dll
Disini saya menggunakan :
Panjang = 105 mm
Tinggi / Lebar = 165 mm
Hal ini dimaksudkan karena ukuran di atas adalah ukuran dari seper empatnya ukuran kertas folio yang biasanya untuk mesin cetak.

3. Setelah itu buatlah table, gunakan Table Tool di toolbar sebelah kiri.
Untuk pengaturan (jumlah kotak isi dengan17 x 4)

nota-penjualan-homedia

Gambar : Table Tool “Desain Nota Penjualan”

Klik pada area nota untuk membuat table, Atur ukuran table ke 95 mm x 110 mm seperti di atas.
Nota Penjualan

Gambar : Area Nota

4. Tekan Break Table Apart, untuk memecah – mecah table

Nota Penjualan

Gambar : Break Table Apart (Ctrl + K)

Setelah itu klik kanan table lalu tekan “Ungroup All”, sehingga table tersebut bisa kita preteli (apa ya bahasa indonesianya, mungkin lebih tepatnya kita modifikasi) hehehe…

 

5. Hapus bagian yang tidak perlu dengan cara klik bagian tersebut lalu tekan tombol [del],
tambahkan juga Label Nota sehingga hasilnya seperti ini.

nota penjualan

Gambar : Susunan Label Nota

6. Tambahkan Elemen Nota penjualan tadi :
misal Tgl, Pemesan, Alamat. Tambahkan Grid Line agar lurus. Kemudian berikan titik – titik.

Keterangan Pemesanan
Gambar : Keterangan Pemesanan

7. Setelah itu berikan keterangan toko Misal : Budi Jaya – Toko Bahan Bangunan + Alamat + Telp, atur align ke “center”, dan juga tambahkan garis pembatas dengan “2 point line”, atur besar garisnya 1 – 1,5 point.
Sehingga hasilnya seperti di bawah ini :

Keterangan Toko
Gambar : Keterangan Toko “Header Nota”

8. Ok sekarang Finishing Touch, ceile kayak main bola aja.
Pada bagian bawah, pendekkan 3 garis baris dan 2 garis kolom. Caranya tinggal di klik garis yang akan dipendekkan lalu geret (geser) titik garis / nodenya.

nota penjualan

Gambar : Bawah Nota

Tambahkan keterangan seperti pada nota penjualan umumnya:

nota penjulan
Gambar : Footer Nota

Hasilnya :
Contoh Nota Penjualan Toko Bangunan "Budi Jaya"
Gambar : Contoh Nota Penjualan Toko Bangunan “Budi Jaya”

Catatan : Dari sini perlu diperhatikan antara jarak pinggir garis dengan seluruh nota harus berjarak tidak kurang dari 0,5 cm, bawah 0,9 cm , atas 1,2 cm. hal ini dimaksudkan bila dicetak maka waktu dipotong dengan mesin pemotong ukuran nota tidak terlalu dekat dengan isi notanya dan masih ada jaraknya. Jarak atas dengan bawah saya lebihkan selisihnya dikarenakan atas nota itu akan diberi potongan lagi yang dimaksudkan lebih mudah dirobek yang saya namakan potongan PORPORASI (potongan lurus berupa lubang jarum yang berderet ). Lebih jelasnya lihat bawah yang saya tandai dengan kotakan merah.

nota-penjualan-7

Gambar : Porporasi Nota

Ok Selesai,  Desain nota penjualan sederhana ini sudah jadi dan siap untuk cetak . Pencetakan Kertas Nota biasanya menggunakan cetak Offset tapi bisa juga diprint sendiri memakai printer inject biasa. Untuk anda yang tidak ada waktu untuk membuatnya sendiri silahkan order disini kami akan bantu anda sepenuh hati . Nah jika anda ingin mencetaknya sendiri sipakan bahan dasarnya dulu.

Bahan Dasar pembuatan Nota penjualan yang familiar adalah kertas NCR atau Nice Carbon. Kertas Ini mengandung Carbon yang bisa menduplikasi tuliasan diatasnya sehingga sangat cocok untuk dokumentasi penjualan (Tidak boleh dibolak balik). Kertas dibedakan Menjadi 3 jenis berdasarkan Fungsi dan Letak lapisannya :

kertas NCR

  1. Lapisan atas (TOP) biasanya berwarna Putih gsm nya 50-55
  2. Lapisan Tengah (MIDLE) berwarna warni gsm nya 50-55
  3. Lapisan Bawah (BOTTOM) berwarna warni gsm nya 50-55

Ukuran kertas NCR adalah F4 atau 21.5 x 33 cm /lembarnya. Kertas NCR dijual perpacknya isi 500 lembar atau 1 Rim dan satu Jenis (TOP/MIDLE/BOTTOM). Kadang pembeli mengira dalam satu rim/ satu pack itu sudah ada tiga lapisan tersebut , kami tegaskan kembali 1 pack hanya berisi 1 JENIS LAPISAN saja sebanyak 500 lembar (1 rim). Anda bisa membeli Bahan kertas NCR disini

Nah setelah bahan siap,  tinggal kita cetak  sesuai kebutuhan. Cetak seperti mencetak kertas sewajarnya . Perhatikan selalu permukaan kertas NCR yang dicetak harus benar tidak boleh terbalik kalau terbalik bisa jadi tidak tembus kebelakang jadi tes dulu dengan tulisan sebelum mencetaknnya. jika pencetakan sudah selesai tata sesuai dengan urutan lapisanya dan  Finishing  dijilid/diporporasi/dijepit (tererah anda) kemudian potong sesuai kebutuhan. Nota Sudah siap untuk digunakan. Semoga setelah mengikuti tutorial membuat  Nota Penjualan  ini anda bisa membuat / mengembangkan ide nota yang lebih kreatif.  Anda bisa mendownload file desain Notanya disini selamat mencoba 🙂

 




Bagikan informasi tentang Membuat Nota Penjualan Sendiri dengan Kertas NCR kepada teman atau kerabat Anda.

Membuat Nota Penjualan Sendiri dengan Kertas NCR | HOMEDIA

Komentar dinonaktifkan: Membuat Nota Penjualan Sendiri dengan Kertas NCR

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 195.000
Ready Stock / NKC104
Rp 140.000
Ready Stock / GC97
Rp 70.000
Ready Stock / GS87
SIDEBAR